Jumat, 04 Juni 2010

Sejuta Perasaan

Sayang, ada banyak hal yang ingin aku ceritakan padamu. Ada sejuta perasaan yang ingin aku curahkan padamu, aku harap engkau selalu berkenan mendengarnya bahkan membolehkan aku untuk menangis.

Sayang, aku ingin menangis kala merasakan beban mendekap erat raga yang penat sehingga aku tak bisa menggeliat.

Aku ingin menangis bila terbayang saat jauh darimu kekuatanku tergerus badai pasir kesedihan terhantam bertubi-tubi oleh meteor kehidupan yang kurasa adalah ketidakadilan.

Aku terpaksa diam karena aku tak mampu menahan roda matahari yang membakar hangus keberanianku dan aku tak sanggup bila terus membayangkannya.

Aku mencoba untuk selalu bangkit, tetapi aku tak kuat mengangkat batu itu, batu bak kekuasaan yang tiba-tiba turun dari langit menghujam keras menjatuhkan semangatku.

Yang ingin kulakukan saat ini adalah hanya memelukmu, mencium pipimu dan menceritakan pusaran kehidupan yang memayungiku dan aku berharap engkau memahami keterbatasanku ini melalui air mataku

Aku hanya ingin memandang dirimu, sungguh hanya kau kekuatanku yang utama yang tak terbilang, pelengkap tulang rusukku yang hilang.

Aku ingin menceritakan semuanya hanya denganmu, biar kita tak tidur semalaman ditemani sinar bulan biar kita lelah tak tertahan hingga kering hujan seharian.

Dekap aku sayang, biar aku rasakan senyuman anak kita dalam perutmu agar aku semakin tahu bahwa badai pasti akan berlalu.

Dan perlahan aku pun tahu engkau telah mengingatkanku kala aku mengatakan padamu bersabarlah, segalanya pasti akan baik-baik saja cintaku.

3 komentar:

tony mengatakan...

menangis tidak akan pernah mengembalikan apa yang telah terjadi, tapi setidaknya dengan menangis kita peduli dengan apa yang telah terjadi........
semangat pak andre, jika perlu dibarengi dengan COCA COLA.......!!! smangat baru.

Anonim mengatakan...

semangat bro.. semua ada hikmahnya..

Unknown mengatakan...

coba

Posting Komentar

 

MENCOBA UNTUK BERKATA © 2008. Design By: SkinCorner